Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

This is no doubt an exciting proposition to see machine replace human intelligence, but to replace human competence in bilingual skills, even with the advent of neural networks and deep learning, appears quite far. At best, with the use of neural machine networks, which are evolving by the day, translation work is likely to get distributed between machines and humans, based on task-specifics.Ubahlah kalimat kesimpulan berikut menjadi frasa sederhana.

Pertanyaan

This is no doubt an exciting proposition to see machine replace human intelligence, but to replace human competence in bilingual skills, even with the advent of neural networks and deep learning, appears quite far. At best, with the use of neural machine networks, which are evolving by the day, translation work is likely to get distributed between machines and humans, based on task-specifics.

Ubahlah kalimat kesimpulan berikut menjadi frasa sederhana.



Jawaban:


In conclusion, despite the ongoing advancements in machines and artificial intelligence, replacing human bilingual skills seems distant. At best, translation work is likely to be shared between machines and humans, depending on specific tasks.


( Kesimpulannya, meskipun mesin dan kecerdasan buatan terus berkembang, penggantian kemampuan bilingual manusia sepertinya masih jauh. Paling tidak, penerjemahan kemungkinan akan dibagi antara mesin dan manusia, tergantung pada tugas yang spesifik.)





Catatan:
Penggunaan frasa sederhana dalam penulisan memegang peran penting dalam menyampaikan ide secara efektif. Frasa sederhana adalah kumpulan kata yang membentuk satu gagasan utama, disusun dalam sebuah kalimat yang jelas dan mudah dipahami. Dalam pengembangan bahasa, frasa sederhana menjadi landasan untuk mengkomunikasikan informasi dengan efisiensi.

Frasa sederhana memudahkan pembaca atau pendengar untuk mencerna ide utama tanpa kebingungan. Dalam sebuah kalimat sederhana, hanya satu ide pokok yang diungkapkan. Ini memungkinkan penyampaian pesan tanpa kekacauan atau kebingungan yang dapat terjadi jika kalimat terlalu rumit.

Ketika kita membahas frasa sederhana, penting untuk memahami bahwa sederhana tidak berarti dangkal. Sebaliknya, frasa sederhana menuntut kejelasan dalam ekspresi. Hal ini membuatnya sangat relevan dalam berbagai konteks, mulai dari tulisan ilmiah hingga komunikasi sehari-hari.

Dalam penggunaan frasa sederhana, penulis fokus pada inti dari pesan yang ingin disampaikan. Misalnya, dalam kalimat "Dia senang belajar," frasa sederhana ini mengkomunikasikan perasaan senang seseorang terkait dengan kegiatan belajar. Tanpa adanya kata yang berlebihan, pesan disampaikan secara langsung.

Frasa sederhana juga berperan penting dalam memahami dan merancang kalimat. Dalam penulisan akademis, misalnya, kalimat sederhana membantu menjelaskan konsep kompleks dengan cara yang mudah dipahami. Ini memungkinkan pembaca untuk fokus pada esensi informasi tanpa terjebak dalam struktur kalimat yang rumit.

Namun, penggunaan frasa sederhana bukanlah bentuk penyederhanaan sembrono. Penulis harus memilih kata-kata dengan cermat untuk memastikan bahwa esensi pesan tidak hilang. Oleh karena itu, frasa sederhana menekankan pada kejelasan dan ketepatan.

Dalam era teknologi informasi saat ini, keahlian dalam penggunaan frasa sederhana juga dapat meningkatkan komunikasi digital. Dalam media sosial atau pesan singkat, kesederhanaan bahasa dapat membuat pesan lebih efektif disampaikan. Frasa sederhana memungkinkan pengguna untuk menyampaikan pikiran atau emosi dengan singkat namun tajam.

Dalam mengembangkan keterampilan menulis, pemahaman yang baik tentang frasa sederhana adalah langkah awal yang krusial. Ini membantu pembelajar bahasa atau penulis pemula untuk membangun dasar yang kuat dalam menyampaikan ide dengan efektif. Kesederhanaan tidak hanya mempermudah pemahaman tetapi juga meningkatkan daya ingat dan retensi informasi.

Dalam kesimpulannya, penggunaan frasa sederhana memberikan manfaat signifikan dalam komunikasi. Frasa ini bukan hanya alat untuk menghindari kebingungan, tetapi juga strategi untuk menyampaikan pesan dengan tajam dan efektif. Oleh karena itu, memahami dan menguasai penggunaan frasa sederhana adalah keterampilan yang berharga dalam pengembangan kemampuan berbahasa.

Posting Komentar untuk "This is no doubt an exciting proposition to see machine replace human intelligence, but to replace human competence in bilingual skills, even with the advent of neural networks and deep learning, appears quite far. At best, with the use of neural machine networks, which are evolving by the day, translation work is likely to get distributed between machines and humans, based on task-specifics.Ubahlah kalimat kesimpulan berikut menjadi frasa sederhana."