Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Penyebab Motor Susah distarter Padahal Aki Baru

Penyebab motor susah distarter padahal aki baru - Saat motor susah distarter padahal aki baru, ini bisa menjadi masalah yang sangat menjengkelkan bagi pemilik motor. Sebab, meskipun aki sudah baru, motor tetap tidak dapat distarter dengan mudah. Beberapa penyebab yang mungkin dapat menyebabkan masalah tersebut adalah sebagai berikut: 

Kabel starter yang kendor atau rusak 

Kabel starter adalah kabel yang menghubungkan aki dengan starter motor. Jika kabel starter kendor atau rusak, maka arus listrik dari aki tidak akan mencapai starter motor secara optimal sehingga motor sulit distarter. 

Starter motor rusak 

Starter motor yang rusak dapat menjadi penyebab lain mengapa motor sulit distarter meskipun aki sudah baru. Kondisi ini dapat terjadi ketika gigi starter atau solenoid starter yang rusak. 

Busi yang rusak 

Busi yang rusak atau kotor dapat mempengaruhi pembakaran pada mesin. Ketika busi rusak atau kotor, maka pembakaran pada mesin tidak akan berjalan dengan baik sehingga mesin sulit dihidupkan. 

Karburator kotor 

Karburator yang kotor atau tersumbat dapat menyebabkan masalah pada motor, salah satunya adalah sulit distarter. Ketika karburator kotor, maka bahan bakar tidak dapat mengalir dengan lancar ke mesin. 


Pengapian yang rusak 

Pengapian yang rusak atau kotor juga dapat menjadi penyebab motor sulit distarter. Bagian-bagian pengapian yang kotor atau rusak, seperti koil atau CDI, dapat mempengaruhi kinerja mesin. 

Untuk mengatasi masalah motor yang sulit distarter, sebaiknya dilakukan pemeriksaan pada semua bagian yang terkait dengan proses starter motor, mulai dari kabel starter, starter motor, busi, karburator, dan pengapian. 

Pastikan semua komponen tersebut berada dalam kondisi yang baik dan bersih. Namun, jika Anda tidak yakin bagaimana cara memperbaikinya atau masalah masih terjadi setelah melakukan perbaikan, sebaiknya bawa motor Anda ke bengkel atau mekanik terdekat untuk memperbaikinya. Terkadang, masalah yang tampak sepele pada permukaan sebenarnya dapat menunjukkan masalah yang lebih serius di dalam mesin motor. 

Beberapa tindakan pencegahan yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya masalah motor sulit distarter adalah: 

1. Melakukan perawatan rutin 

Melakukan perawatan rutin pada motor sangat penting untuk mencegah terjadinya masalah pada mesin, termasuk masalah starter motor. Pastikan untuk melakukan perawatan rutin seperti mengganti oli, membersihkan filter udara, dan memeriksa komponen-komponen mesin lainnya. 

2. Menjaga kebersihan karburator 

Karburator yang bersih dan lancar dapat memastikan aliran bahan bakar yang lancar ke mesin. Pastikan untuk membersihkan karburator secara teratur dan mengganti filter bahan bakar jika diperlukan. 

3. Memeriksa kabel starter dan busi secara berkala 

Kabel starter dan busi adalah komponen yang sering menjadi penyebab masalah pada starter motor. Pastikan untuk memeriksa kabel starter dan busi secara berkala dan menggantinya jika terdapat kerusakan. 

4. Menjaga kesehatan aki 

Aki yang sehat dan berfungsi dengan baik sangat penting untuk menjaga kinerja mesin. Pastikan untuk menjaga aki tetap terisi penuh dan memeriksa tegangan aki secara berkala. 

Dengan melakukan tindakan pencegahan di atas, Anda dapat mencegah terjadinya masalah pada mesin motor, termasuk masalah motor sulit distarter meskipun aki sudah baru. Pastikan juga untuk membawa motor ke bengkel terdekat secara berkala untuk pemeriksaan rutin dan perawatan agar mesin tetap berfungsi dengan baik.

Demikian artikel kali ini tentang penyebab motor susah distarter padahal aki baru semoga bisa bermanfaat buat sobat motorcomcom semuanya. Terima kasih banyak dan jangan lupa untuk baca informasi menarik lainnya disini.

Posting Komentar untuk "Penyebab Motor Susah distarter Padahal Aki Baru"